Meskipun
SMP Negeri 2 Karanganom, di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah
sudah bekerja 34 tahun, namun baru kali pertama menghadiri dies natalis.
Yang menarik, puncak pesta hari ulang tahun ke-34 yang diselenggarakan
di halaman SMP Negeri 2 Karanganom, Kamis (28/5) lumayan meriah. Puncak acara ulang tahun acara untuk bernolgia.
Dalam tugas ini para guru yang sudah berstatus pensiun diundang untuk
ikut merayakan hari ulang tahun yang lalu pertama diadakan. Dalam acara ini, para guru akan menemukan para siswa yang tampil di pentas. Kelompok karawitan siswa SMP Negeri 2 Karanganom Ngesti Pambudi juga diresmikan. Penampilan karawitan Ngesti Pambudi yang mengiringi lagon-lagon jawa membawa suasana remyeng.
Para siswa yang bersekolah di ruang kelas nampak semangat memberikan
tepuk tangan applaus Kompetisitas teman-teman yang membawakan tari dan
sinden. Sungguh lumayan hebat para siswa-siswi yang tampil di pasnggung gembira.
Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Karanganom Sudaryono,
dalam sambutannya Tayang kegiatan dies natalis yang sangat merugikan
para siswa. Karena para siswa yang memiliki inisiatp maka pengurus OSIS SMP Negeri 2 Kranganom langsung melakukan panitia. Diakui oleh Sudaryono, panitia dies natalis ini kemudian disampingi oleh guru. Tujuannya agar kegiatan dies natalis ke-34 tahun dapat berjalan lancar. Hari jadi SMP Negeri 2 Karanganom adalah tanggal 31 Mei 1981. Jadi tahun 2015 adalah hari jadi yang ke-34 tahun. Kegiatan Rangkaian dies natalis ini diawali pada Selasa (26/5) dengan giat sepeda santai sekitar jarak tempuh 15 km. Sepeda santai ini diikuti para guru, karyawan, dan para siswa.
Kemudian pada hari Rabu (27/5) giat bhakti sosial dengan bersih-bersih
jalan di Dukuh Bungkusan, dan di lingkungan sekitar SMP Negeri 2
Kranganom.
Tidak ketinggalan, setelah Sudaryono mengucapkan sampaikan kisah-kisah
yang dilakukan lilin lilin 34 tahun, dan memotong roti taart dan menulis
pada guru yang sudah purna tugas. Ini merupakan simbol syukur pada Tuhan. Untuk menambah suasana semarak juga dihibur dengan musik organ tunggal Logika dari Trucuk.
Harga pintu undian yang mencapai para guru juga turut memeriahkan
suasana pesta ulang tahun SMP Negeri 2 Karanganom yang pertama pertama
diadakan.
Beberapa siswa yang ditemui Klaten Direktori merasa senang dengan adanya pesta ulang tahun sekolahnya. Mereka tidak dapat memberikan uang Rp 20 ribu. Para siswa banyak sekali setiap tahun setelah pesta ulang tahun SMP Negeri Karanganom.
Rabu, 11 April 2018
Persib bandung ari waluyo
Pada tahun 1930 di bentuklah PSSI yang di hadiri oleh beberapa klub amatir indonesia. Diantaranya VIJ Jakarta, SIVB (sekarang Persebaya), MIVB (PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), dan PSM (PSIM Yogyakarta). Yang di selenggarakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta.
1933-1948
Tanggal 14 maret 1933 merupakan tanggal bersejarah bagi persib Bandung. Waktu itu dua tim Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB) bersatu. Kemudian lahirlah klub bernama Persib Bandung.Kala itu Anwar St. Pamoenjtak di pilih sebagai ketua umum persib Bandung. Selain itu banyak klub-klub yang berada di bawah naungan persib Bandung. Diantaranya SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.
Pada tahun 1937 klub yang berada di bawah naungan orang Belanda Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO) diantarnya UNI dan SIDOLIG ikut bergabung bersama persib Bandung. VBBO menyerahkan lapangan yang biasa mereka gunakan yakni lapangan UNI, lapangan SIDOLIG. dan SPARTA (Sekarang Stadion Siliwangi). Pada tahun 1937 persib berhasil menjuarai kompetisi perserikatan melawan persis Solo dan keluar sebagai juara.
Pada tahun 1948 warga Belanda (NICA) ingin kembali menghidupkan VBBO. tetapi dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi berusaha untuk mempertahankan persib. Usaha mereka berhasil bahwa di Bandung hanya ada satu perkumpulan yaitu persib Bandung.
1950-1985
Pada tahun 1950-1962 Wali Kota Bandung saat itu R. Enoch membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum pada akhir nya persib memiliki sekretariat permanen yang berada di Jalan Gurame berkat usaha R. Soendoro.Pada tahun 1961 persib berhasil menjuarai kompetisi perserikatan setelah berhasil mengalahkan PSM Ujung Pandang di partai final. Persib behak mewakili indonesia untuk mengikuti kejuaraan sepakbola “Piala Aga Khan” di Pakistan pada 1962.
Pada tahun 1978-1979 persib terdegradasi ke Divisi 1. Setelah itu pembinaan usia muda mulai dibenahi. Pelatih asal Polandia Marek Janota menangani tim muda sedangkan Risnandar Soendoro menangni tim senior. Kemudian persib junior dengan persib senior di gabungkan. Hasilnya, persib kembali berhasil promosi ke divisi utama.
Hasil pembinaan Marek lahirlah pemain-pemain legendaris persib Bandung. Diantaranya Robby Darwis, Adeng Hudaya, Adjat Sudrajat, Suryamin, Dede Iskandar, Boyke Adam, Sobur, Sukowiyono, Iwan Sunarya. Dan berhasil lolos ke partai final bertemu PSMS PSMS pada Kompetisi Perserikatan 1982-1983 dan 1984-1985.
1986-2009
Langganan:
Postingan (Atom)

